Tanggal 28 Desember lalu, Xiaomi sah mengenalkan handphone flagship Mi 11. Mi 11 jadi handphone pertama di dunia yang dilengkapi chipset Snapdragon 888.

Luar biasanya, saat pemasaran baru berjalan sepanjang 5 menit, sekitar 350.000 unit Mi 11 telah habis terjual. Keseluruhan pemasaran Xiaomi Mi 11 sentuh USD 1,5 miliar Yuan (Rp 3,2 triliun).

Info tentang banyaknya Mi 11 yang sukses terjual ini diutarakan langsung oleh VP Xiaomi Grup sekalian President Xiaomi Mobile Zheng Xuezhong lewat account sosmed Weibo-nya.

“Perolehan mengagumkan Mi 11 terjual 350 ribu unit cuman dalam kurun waktu 5 menit,” kata Xue.

Tentang Xiamoi Mi 11

Mi 11 sendiri adalah handphone yang datang dengan berat 196 gr dan ketebalannya 8,06mm.

Xiaomi memakai material kaca untuk Mi 11 ditambah lagi design camera yang inovatif.

Mi 11 datang dengan monitor 6,81 inch dengan resolusi 2K. Mi 11 memakai monitor lengkung AMOLED yang memberikan dukungan refresh rate 120Hz.

Baca Juga : 10 Game Konsol Terbaik Tahun 2019

Xiaomi masih memakai camera 108MP selaku nilai jual khusus bidang photografi Mi 11 yang ditambah lagi lensa wide-angle 13MP, dan 5MP telephoto macro.

Sesaat kekuatan selfie diberikan ke lensa wide-angle 20MP yang ditaruh pada lubang di monitor.

Mi 11 mempunyai kemampuan baterei 4.600mAh dan suport baterei 55W. Piranti ini disokong feature NFC multi-fungsi sampai infrared untuk remote control.

Mi 11 Tanpa Charger

Awalnya, photo kotak Xiaomi Mi 11 yang tipis dan tebalnya sama dengan kotak iPhone 12 munculkan pertaruhan di kelompok netizen jika Xiaomi memang hilangkan kepala pengisi daya di paket Mi 11.

Info yang tersebar ini juga dibetulkan oleh CEO Xiaomi Lei Jun. Dalam upload di account Weibo-nya, Lei Jun mengupload photo paket Mi 11, sama seperti yang ada dipotret bocoran. Boks Xiaomi 11 nampak demikian tipis.

“Mi 11, dengan paket yang enteng. Untuk memberi respon panggilan tehnologi sekalian pelindungan atas lingkungan, kedatangan pengisi daya diambil dari paket. Mengharap kami memperoleh suport dari kalian,” kata Lei Jun dalam account Weibo-nya, yang diupload pada 26 Desember 2020 memakai handphone Xiaomi 11.

Lei Jun janji untuk ungkap selanjutnya mengenai argumen perusahaan memilih untuk hilangkan pengisi daya di paket Mi 11. Lei Jun dalam uploadnya bahkan juga masih bertanya masukan atas ini ke beberapa fans Xiaomi.

“Adakah jalan keluar lebih bagus yang memperantai di antara praktek industri dan pelindungan lingkungan? Kelak hari Senin malam di pertemuan jurnalis Xiaomi Mi 11, kita akan berbicara,” catat Lei Jun di account Weibo.

Render Mi 11 Pro

Xiaomi sudah sah mengeluarkan Mi 11 pada Desember 2020. Susul Mi 11, Xiaomi disampaikan akan mengeluarkan Mi 11 Pro pada awal 2021.

Walau belum verifikasi, bocoran masalah Mi 11 Pro sekarang ada di internet. Diambil dari GSM Ajang, info masalah handphone ini dijumpai dari render bocoran yang belakangan ini tampil.

Berdasar render yang tersebar, Mi 11 Pro rupanya mempunyai design camera yang lain jauh dari Mi 11. Datang dengan 4 lensa, design camera belakang Mi 11 Pro dibikin horizontal dengan lensa diatur serupa mata dadu.

Design ini berlainan dari camera Mi 11 yang diatur secara vertikal dengan lensa intinya memiliki ukuran semakin besar. Disamping itu, handphone ini cuman mempunyai tiga camera belakang.

Adapun lensa yang tambahan yang berada di Mi 11 Pro ialah periscope. Sesaat untuk lensa lain masih sama dengan Mi 11, seperti lensa khusus 108MP, lensa ultrawide, dan lensa tele.

Untuk design, handphone ini akan kemungkinan masih sama dengan Mi 11. Dimulai dari monitor memiliki ukuran 6,81 inch, refresh rate 120Hz, terhitung memakai chipset Snapdragon 888.